Dua personel Polrestabes Makassar dicopot secara tidak hormat. Satu orang adalah perwira pertama pangkat AKP dan satu bintara berpangkat Brigpol.
Pencopotan keduanya diresmikan di akhir upacara korps rapor kenaikan pangkat perwira dan bintara personel Polrestabes Makassar dan jajaran di lapangan Karebosi, Rabu (2/1) pagi. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo.
Kasi Propam Polrestabes Makassar, Komandan Polisi Awaluddin menjelaskan, kedua polisi yang dipecat adalah AKP Janwar dan Brigpol Dewi.
"AKP Janwar diputus PTDH karena disersi selama enam tahun. Sementara Brigpol Dewi diputus PTDH karena pelanggaran IT yakni foto selfie, melanggar etik," kata Kompol Awaluddin.
Kasi Propam Polrestabes Makassar ini enggan merinci aktifitas AKP Janwar ini sampai disersi bertahun-tahun. Sementara itu Brigpol Dewi Sardjono, polwan di Mapolrestabes Makassar dipecat lantaran foto seksinya beredar di media sosial. Fakta lain terungkap, penyebab lain Brigpol Dewi dicopot dari jabatannya karena ketahuan berselingkuh dengan seorang anggota polisi aktif.
Perselingkuhan itu terbongkar setelah suaminya memergoki langsung Brigpol Dewi (istrinya) dengan seorang polisi yang bertugas di Polda Sulawesi Selatan.
"Dia (Brigpol Dewi) tertangkap basah oleh suaminya berduaan di dalam sebuah mobil di parkiran mini market. Ini dilaporkan oleh suaminya," kata Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Polisi CF Hotman Sirait yang dikonfirmasi, Jumat, (4/1).
Brigpol Dewi memang telah menikah dengan seorang polisi berpangkat Aipda yang juga bertugas di Polrestabes Makassar. Kemudian dia coba berselingkuh dengan seorang polisi gadungan mengaku berpangkat Kompol.
Jauh sebelum kasus itu terungkap, Brigpol Dewi juga pernah berselingkuh dengan sesama polisi namun berbeda tempat tugas. Polisi yang menjadi selingkuhan polwan tersebut berusia lebih muda dari suaminya.
"Laki-laki selingkuhannya itu seorang perwira dan usianya sepantaran (dengan Dewi)," kata Hotman Sirait.
Sungguh sebuah perbuatan yang sangat memalukan dan tidak dapat dijadikan contoh teladan bagi kita semua.
Pencopotan keduanya diresmikan di akhir upacara korps rapor kenaikan pangkat perwira dan bintara personel Polrestabes Makassar dan jajaran di lapangan Karebosi, Rabu (2/1) pagi. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo.
Kasi Propam Polrestabes Makassar, Komandan Polisi Awaluddin menjelaskan, kedua polisi yang dipecat adalah AKP Janwar dan Brigpol Dewi.
"AKP Janwar diputus PTDH karena disersi selama enam tahun. Sementara Brigpol Dewi diputus PTDH karena pelanggaran IT yakni foto selfie, melanggar etik," kata Kompol Awaluddin.
Kasi Propam Polrestabes Makassar ini enggan merinci aktifitas AKP Janwar ini sampai disersi bertahun-tahun. Sementara itu Brigpol Dewi Sardjono, polwan di Mapolrestabes Makassar dipecat lantaran foto seksinya beredar di media sosial. Fakta lain terungkap, penyebab lain Brigpol Dewi dicopot dari jabatannya karena ketahuan berselingkuh dengan seorang anggota polisi aktif.
![]() |
| Dipecat akibat Foto Seksi Tersebar Di Medsos |
Perselingkuhan itu terbongkar setelah suaminya memergoki langsung Brigpol Dewi (istrinya) dengan seorang polisi yang bertugas di Polda Sulawesi Selatan.
"Dia (Brigpol Dewi) tertangkap basah oleh suaminya berduaan di dalam sebuah mobil di parkiran mini market. Ini dilaporkan oleh suaminya," kata Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Polisi CF Hotman Sirait yang dikonfirmasi, Jumat, (4/1).
Brigpol Dewi memang telah menikah dengan seorang polisi berpangkat Aipda yang juga bertugas di Polrestabes Makassar. Kemudian dia coba berselingkuh dengan seorang polisi gadungan mengaku berpangkat Kompol.
Jauh sebelum kasus itu terungkap, Brigpol Dewi juga pernah berselingkuh dengan sesama polisi namun berbeda tempat tugas. Polisi yang menjadi selingkuhan polwan tersebut berusia lebih muda dari suaminya.
"Laki-laki selingkuhannya itu seorang perwira dan usianya sepantaran (dengan Dewi)," kata Hotman Sirait.
Sungguh sebuah perbuatan yang sangat memalukan dan tidak dapat dijadikan contoh teladan bagi kita semua.












