INFO NEWS UPDATE

Saturday, January 5, 2019

PENEMUAN 7 KONTAINER SURAT SUARA TERCOBLOS SUDAH DIPASTIKAN SEBAGAI HOAX!



Hoax! Penemuan Surat Suara Tercoblos

Jakarta – Baru – baru ini Indonesia digegerkan mengenai ditemukannya tujuh kontainer berisi surat suara yang sudah tercoblos. Kabar yang menyebar lewat grup WhatsApp serta media sosial itu membuat pusing KPU dan Bawaslu.

Jajaran komisioner KPU dan Bawaslu akhirnya menyambangi Kantor Pelayanan Utama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tanjung Priok. Mereka bermaksud untuk memastikan kabar masuknya kontainer yang disebut dari China yang membawa surat suara Pilpres 2019 yang sudah tercoblos tersebut. Lewat inspeksi langsung ini, kabar surat suara tercoblos sudah dapat dipastikan bohong alias hoax. KPU kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa surat suara Pilpres 2019 belum dicetak.

Kamis (3/1/2019), Ketua KPU Arief Budiman mengatakan "Setiap pekerjaan KPU, KPU harus mampu mempertanggungjawabkan. Kali ini kami menganggap isu yang sekarang luar biasa berlebihan, maka kami merasa tidak cukup menjawab data dan fakta, tapi kami perlu melaporkan agar tidak ada kejadian ini berlanjut di masa datang,". Pernyataan ini disampaikan Arief Budiman setelah melaporkan berita hoax tersebut ke Bareskrim Polri. KPU berharap Polri mengungkap pelaku penyebar hoax.

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Arief Sulistyanto menegaskan penyidikan atas kasus  hoax surat suara tercoblos akan dilakukan secepatnya dengan mencari alat bukti. Polisi akan berupaya menelusuri pelaku pertama penyebaran hoax. "Kami serius melakukan penyidikan dalam rangka proses penegakan hukum dalam mewujudkan pemilu bersih, damai," tegasnya.

Dukungan pelaporan kasus hoax ini juga datang dari Mendagri Tjahjo Kumolo. "Dengan adanya isu tujuh kontainer (surat suara) padahal belum dicetak, (serta) 31 juta data siluman, saya mendukung KPU. Dan sebagai Mendagri, saya minta resmi kepada Bapak Kabareskrim mengusut tuntas, mencari siapa yang menyebarkan berita," kata Tjahjo.
Terkait kasus ini, Wasekjen Demokrat Andi Arief ikut dilaporkan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin. Sebab, Andi Arief ikut mencuit soal kabar surat suara tercoblos.

"Kita meminta Bareskrim segera memeriksa WA group yang dia (Andi Arief) katakan dalam cuitannya itu. Dia kan mengatakan mendapatkan informasi dari WA group-nya. WA group yang mana itu, itu yang harus dia buktikan, apakah dia mendapatkan informasi dari satu WA group atau banyak. Di handphone kita kan banyak WA group. Nah, itu sumbernya siapa," kata Direktur TKN Jokowi-Ma'ruf Bidang Advokasi dan Hukum Ade Irfan Pulungan di Bareskrim.

Hoax! Penemuan Surat Suara Tercoblos
Sedangkan Andi Arief sebelumnya mengaku tidak mempermasalahkan andai dirinya dilaporkan ke polisi terkait cuitan '7 kontainer surat suara tercoblos'. Namun, dia menegaskan, niatnya hanya ingin pemilu berlangsung jujur dan adil.

Andi mengaku sempat mencuitkan isu tujuh kontainer surat suara telah tercoblos. Dalam cuitannya, Andi meminta KPU mengecek kebenaran kabar tersebut. Andi menolak disebut menyebarkan berita hoax karena dia dalam posisi meminta KPU mengecek kabar liar tersebut.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga turut bicara soal kabar bohong yang menyebutkan ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos untuk pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Dia mengatakan kabar bohong seperti itu bisa mengusik ketenangan dan berdampak pada persoalan hukum.

Jokowi mengimbau masyarakat untuk menghindari fitnah dan kabar bohong dan lebih bijak dalam menanggapi sebuah kasus yang muncul menjelang pencoblosan Pilpres 2019. Terkait dengan kabar 7 kontainer surat suara yang sempat disinggung oleh politikus Partai Demokrat Andi Arief di Twitter tersebut, Jokowi menegaskan itu adalah berita hoax. "Ya itulah. Ini kan hoax. Kartu itu kan belum dicetak, sudah muncul fitnah-fitnah seperti itu," kata Jokowi saat ditemui di Pendopo Bupati Blitar, Jawa Timur, Kamis (3/1/2019).

Jokowi mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan. Jangan ada kabar-kabar bohong atau fitnah menjelang pencoblosan. "Marilah kita hindari fitnah-fitnah seperti itu. Ini sudah mendekati, 3 bulan lagi sudah masuk ke pilpres. Semuanya menjaga ketenangan. Semuanya harus sejuk dalam menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan politik sehingga tidak menjadi pikiran-pikiran jelek dari masyarakat," katanya.

Dia menegaskan kabar bohong dan fitnah seperti itu bisa menimbulkan pikiran negatif di tengah masyarakat. Dia juga menegaskan kabar seperti itu bisa berdampak pada persoalan hukum.
"Bisa menjadi masalah hukum nanti kalau seperti itu dilakukan," imbuh Jokowi.

VIRAL!! AKIBAT FOTO SEKSI TERSEBAR DI MEDSOS, SEORANG POLWAN DICOPOT DARI JABATANNYA

Dua personel Polrestabes Makassar dicopot secara tidak hormat. Satu orang adalah perwira pertama pangkat AKP dan satu bintara berpangkat Brigpol.

Pencopotan keduanya diresmikan di akhir upacara korps rapor kenaikan pangkat perwira dan bintara personel Polrestabes Makassar dan jajaran di lapangan Karebosi, Rabu (2/1) pagi. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo.

Kasi Propam Polrestabes Makassar, Komandan Polisi Awaluddin menjelaskan, kedua polisi yang dipecat adalah AKP Janwar dan Brigpol Dewi.

"AKP Janwar diputus PTDH karena disersi selama enam tahun. Sementara Brigpol Dewi diputus PTDH karena pelanggaran IT yakni foto selfie, melanggar etik," kata Kompol Awaluddin.

Kasi Propam Polrestabes Makassar ini enggan merinci aktifitas AKP Janwar ini sampai disersi bertahun-tahun. Sementara itu Brigpol Dewi Sardjono, polwan di Mapolrestabes Makassar dipecat lantaran foto seksinya beredar di media sosial. Fakta lain terungkap, penyebab lain Brigpol Dewi dicopot dari jabatannya karena ketahuan berselingkuh dengan seorang anggota polisi aktif.


Dipecat akibat Foto Seksi Tersebar Di Medsos

Perselingkuhan itu terbongkar setelah suaminya memergoki langsung Brigpol Dewi (istrinya) dengan seorang polisi yang bertugas di Polda Sulawesi Selatan.

"Dia (Brigpol Dewi) tertangkap basah oleh suaminya berduaan di dalam sebuah mobil di parkiran mini market. Ini dilaporkan oleh suaminya," kata Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Polisi CF Hotman Sirait yang dikonfirmasi, Jumat, (4/1).

Brigpol Dewi memang telah menikah dengan seorang polisi berpangkat Aipda yang juga bertugas di Polrestabes Makassar. Kemudian dia coba berselingkuh dengan seorang polisi gadungan mengaku berpangkat Kompol.

Jauh sebelum kasus itu terungkap, Brigpol Dewi juga pernah berselingkuh dengan sesama polisi namun berbeda tempat tugas. Polisi yang menjadi selingkuhan polwan tersebut berusia lebih muda dari suaminya.

"Laki-laki selingkuhannya itu seorang perwira dan usianya sepantaran (dengan Dewi)," kata Hotman Sirait.

Sungguh sebuah perbuatan yang sangat memalukan dan tidak dapat dijadikan contoh teladan bagi kita semua.

Saturday, February 4, 2017

HEWAN ANEH!!! AYAM TANPA KEPALA MASIH HIDUP SELAMA 18 BULAN

MIKE, SI AYAM TANPA KEPALA

Tujuh puluh tahun yang lalu, seorang petani memenggal kepala seekor ayam di Colorado AS, dan hewan itu menolak untuk mati. Mike, sebutan unggas itu, bertahan hingga 18 bulan dan menjadi terkenal. Tetapi bagaimana dia hidup tanpa kepala dalam waktu yang cukup lama?
Pada 10 September 1945 Lloyd Olsen dan istrinya Clara memotong ayam-ayam, di lahan pertanian mereka di Fruita, Colorado. Olsen yang memenggal kepala unggas-unggasnya, istrinya kemudian membersihkannya.
Tetapi salah satu dari 40 atau 50 ekor ayam yang dikapak oleh Olsen pada hari itu tidak berperilaku seperti yang lain.
"Mereka jatuh pada akhirnya. Tetapi satu di antaranya masih hidup, bangun dan berjalan-jalan," jelas cicit pasangan tersebut, Troy Waters, di sebuah peternakan miliknya di Fruita. Ayam tersebut menendang dan berlari, dan tidak mau diam.
Ayam itu ditempatkan di sebuah kotak tua yang digunakan untuk penyimpanan apel di lahan pertanian dan sebuah obor dinyalakan pada malam hari, dan ketika Lloyd Olsen bangun pada hari berikutnya, dia melihat, "ayam itu masih hidup," jelas Waters.
"Ini sebuah cerita aneh dalam keluarga kami," jelas Christa Waters, istri Troy.
Waters mendengar cerita tersebut ketika masih anak-anak, saat itu kakek buyutnya yang sakit dan hanya bisa terbaring di tempat tidur tinggal bersama keluarganya. Kamar Troy dan kakek buyutnya berdampingan, dan pria tua itu, terkadang tidak tidur, dan akan berbicara sampai berjam-jam.
"Dia membawa ayam potong ke kota untuk menjualnya ke pasar daging," jelas Waters.
"Dia membawa ayam jantan itu bersamanya - dan saat itu dia masih menggunakan kuda dan kereta. Dia melemparnya ke dalam kereta, membawa ayam itu dan mulai mengajak orang untuk bertaruh dengan bir atau benda lainnya, tentang bahwa dia memiliki ayam tanpa kepala yang masih hidup."
Kabar mengenai ayam ajaib tanpa kepala itu dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut di sekitar Fruita. Bahkan koran lokal menugaskan seorang reporter untuk mewawancarai Olsen, dan dua pekan kemudian seorang promotor pertunjukkan yang bernama Hope Wade datang dari Salt Lake City, Utah yang berjarak sekitar 300 mil atau sekitar 482 km dari Colorado.
Dia mengajukan penawaran yang sederhana: membawa ayam tersebut ke dalam arena pertunjukan - sehingga mereka dapat menghasilkan uang.
"Pada masa 1940an, mereka memiliki lahan pertanian dan tengah mengalami kesulitan," jelas Waters. "Lloyd mengatakan, 'Kami dapat melakukannya juga."
Pertama mereka mengunjungi Salt Lake City dan Universitas Utah, di mana ayam itu ditaruh di sebuah aki yang digunakan untuk uji coba. Kemudian rumor pun menyebar bahwa para ahli sains di universitas itu melakukan operasi menanggalkan kepala banyak ayam untuk mengetahui apakah mereka masih dapat hidup.


Di sinilah Life Magazine datang untuk menulis tentang Mike yang Ajaib Si Ayam Tanpa Kepala - julukan yang diberikan oleh Hope Wade. Kemudian Lloyd, Clara dan Mike mulai berkeliling AS.
Mereka kemudian mengunjungi California dan Arizona, dan Hope Wade membawa Mike dalam tur ke bagian tenggara AS, sementara Olsens dan istrinya kembali ke lahan pertanian mereka untuk panen.
Perjalanan unggas ini didokumentasikan dengan teliti oleh Clara dalam sebuah buku yang disimpan dengan baik oleh Waters hingga hari ini.
WATERS FAMILY

Datanglah surat dari berbagai pelosok Amerika - seluruhnya mencapai 40 atau 50 - dan tidak semuanya bernada positif. Salah satunya membandingkan Olsens dengan Nazi, sementara seseorang dari Alaska meminta mereka untuk menukar paha Mike dengan sebuah kaki kayu. Sebagian besar surat itu ditujukan kepada "Pemilik ayam tanpa kepala di Colorado," karena tidak menemukan jalan ke lahan pertanian keluarga ini.
Setelah melakukan tur, Olsens membawa Mike Si Ayam Tanpa Kepala ke Phoenix, Arizona, ketika bencana menghampiri mereka pada musim semi 1947.
"Di sanalah hewan itu mati, di Phoenix," jelas Waters.
Mike diberi pakan cair dan air yang dimasukan secara langsung ke dalam tenggorokannya. Mereka juga membersihkan lendir dari dalam kerongkongannya. Mereka memberi makanan dengan alat penyemprot dan membersihkan kerongkonganya dengan sebuah alat suntik.
Pada malam ketika Mike mati, mereka terbangun di kamar penginapan mereka oleh suara seperti burung tercekik. Ketika mereka mencoba mencari alat suntik, Mike sudah mati.
'Selama setahun setelah Mike mati, (Olsen) mengaku telah menjual ayam itu kepada seorang pria di bisnis pertunjukan," kata Waters.
"Tetapi beberapa tahun sebelum dia (Olsen) meninggal dia akhirnya mengakui kepada saya bahwa ayam itu mati dipangkuannya. Saya pikir dia tidak pernah mau mengakui bahwa dia mengacaukan keadaan dan membiarkan unggas itu tewas di pangkuannya."
Olsen tidak akan pernah mengatakan apa yang dia lakukan dengan ayam mati itu.
"Saya berani bertaruh dia membuangnya di padang pasir di wilayah sekitar sini dan Phoenix, di pinggir jalan, atau bahkan mungkin telah dimakan oleh anjing hutan," kata Waters.
MIKE, SI AYAM TANPA KEPALA

Tetapi bagaimana ayam itu dapat bertahan dalam waktu yang sangat lama?
Yang mengejutkan bagi Dr Tom Smulders, seorang ahli ayam di Pusat Perilaku dan Evolusi di Universitas Newcastle, adalah si ayam tidak mengalami pendarahan sampai mati. Sementara bahwa ayam itu dapat terus hidup tanpa kepala, Smulders lebih mudah menemukan penjelasannya.
Bagi seorang manusia kehilangan kepala juga kehilangan otak. Bagi seekor ayam, itu sedikit berbeda.
"Anda akan takjub bagaimana otak kecil ini berada di bagian depan kepala seekor ayam," kata Smulders.
Terkonsentrasi pada bagian belakang tengkorak, di belakang mata, jelas dia.
Laporan menunjukkan bahwa paruh, wajah, mata dan telinga Mike hilang karena dikampak. Tetapi Smulders memperkirakan 80% dari massa otaknya- dan hampir semua yang mengkontrol tubuh ayam itu, termasuk detak jantung, bernapas, rasa lapar dan pencernaan - masih ada.
Ini menunjukkan bahwa Mike bertahan hidup karena seluruh sistem otaknya masih berada di tubuhnya. Dalam sains disebut batang otak yang menjadi bagian dari seluruh otak.
'Sebagian besar otak unggas seperti yang kita ketahui dapat disebut sebagai batang otak," kata Smulders.
Begitu banyak orang yang berupaya untuk 'menciptakan' Mike, tetapi mengapa tidak berhasil, sulit dijelaskan.
Olsen rupanya memenggal Mike pada lokasi yang pas saja, dan pembekuan darah terjadi pada saat yang pas juga sehingga Mike tak sampai mengalami pendarahan hingga mati.
Troy Waters berdiri di samping patung Mike di Fruita, Colorado yang menggelar festival untuk Mike.

Troy Waters menduga kakek buyutnya berupaya untuk mengulangi kesuksesannya dengan berupaya memenggal ayam beberapa kali.
Tentunya, tak ada yang bertahan hidup. Seorang tetangga yang tinggal di sekitar pertanian yang akan membeli ayam dalam lelang di dekat Grand Junction, Colorado, menjelaskan dia berhenti dan menawarkan enam pak bir untuk Olsen, agar menjelaskan bagaimana dia memotong Mike.
"Saya ingat (dia) mengatakan kepada saya, tertawa, dan dia mendapatkan bir dari tiap orang setiap pekan karena para tetangga yakin dia menjadi sangat kaya karena ayam ini," kata Waters.
"Sangat kaya" merupakan sebuah opini tentang keluarga Olsen yang menyebar di Friuta. Tetapi menurut Waters, anggapan itu sangat berlebihan.
"Dia hanya mendapatkan sedikit uang darinya," kata Waters. Dia membeli sebuah pemotong rumput yang digunakan untuk lahan pertanian dan dua traktor, untuk menggantikan kuda dan bagal. Dan juga - yang sedikit mewah - sebuah truk pickupChevrolet 1946.
Waters pernah bertanya kepada Lloyd Olsen apakah dia merasa senang. "Dia mengatakan , 'oh ya, Saya memiliki kesempatan untuk berkeliling dan melihat sebagian negara ini yang mungkin tak pernah saya lihat. Saya dapat membangun dan mendapatkan alat pertanian."
"Dia masih bertani dalam sisa hidupnya, untuk hidup".

Apa yang terjadi ketika kepala seekor ayam dipotong?
  • Memenggal memutuskan otak dari seluruh bagian tubuh, tetapi sirkuit sumsum tulang belakang masih mendapatkan oksigen dalam jangka pendek.
  • Tanpa masukan dari otak sirkuit ini akan bertindak spontan. "Sel urat syarat mulai aktif, kaki-kaki mulai bergerak," kata Dr Tom Smulders dari Universitas Newcastle.
  • Biasanya ayam akan jatuh ketika ini terjadi, tetapi dalam beberapa kejadian langka, sel urat syarat ini akan memicu gerakan untuk berlari."Ayam ini akan berlari untuk sementara waktu," kata Smulders.
  • "Tetapi tidak untuk 18 bulan, tetapi sekitar 15 menit atau lebih".